-->
KABAR PROBOLINGGO

Perkuat Sinergi dan Kapasitas Pelatih, PIMDA 072 Tapak Suci Kota Probolinggo Gelar Rapat Koordinasi

Photo : Anggota Pimda 072 Tapak Suci Kota Probolinggo
KOTA PROBOLINGGO – Pimpinan Daerah (PIMDA) 072 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kota Probolinggo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) strategis pada Minggu (05/04). Bertempat di Aula Lantai 1 Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Probolinggo, pertemuan ini menjadi momentum krusial dalam menyusun peta jalan organisasi sepanjang tahun 2026.

Rapat dipimpin langsung oleh Samsul Arifin, M.Pd., selaku Pendekar Kepala. Agenda ini dihadiri oleh perwakilan dari 15 cabang latihan di wilayah Kota Probolinggo, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi, termasuk Cabang Kampus IAD, Panti Asuhan, unit-unit pendidikan Muhammadiyah (MIM, MTSM, SDM Plus, SMPM, SMKM), hingga sekolah negeri seperti SDN Kebonsari Kulon, SDN Kedungasem, SDN Kedopok, dan SMPN 4.

Dalam arahannya, Samsul Arifin memaparkan lima poin utama yang menjadi fokus jangka pendek dan menengah PIMDA 072, di antaranya:

  1. Turun ke Bawah (Turba) Pendekar: Dijadwalkan pada 25 April 2026 di Cabang SDN Kebonsari Kulon 3. Kegiatan ini akan menggabungkan empat unit latihan (SDN Kebonsari Kulon 1-3, SDN Kedopok 1, dan SDN Kedung Asem 1) guna pemerataan kualitas teknik.
  2. Peningkatan Mutu Pelatih: Delegasi akan dikirimkan untuk mengikuti Diklat Pelatih Tanding dan Seni se-Jawa Timur yang bertempat di Graha Ahmad Dahlan (GAD) pada 1-3 Mei 2026.
  3. Konsolidasi Internal: Agenda Silaturahmi dan Temu Pendekar serta Kader akan dilaksanakan pada 10 Mei 2026, berlokasi di Cabang Al-Hikmah Ketapang untuk mempererat persaudaraan.
  4. Evaluasi Prestasi: Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) serentak se-Kota Probolinggo akan dipusatkan di RTH pada 20-21 Juni 2026.
  5. Turnamen Bergengsi: Persiapan matang mulai disusun untuk gelaran Muhammadiyah Cup 7 se-Kota Probolinggo yang direncanakan berlangsung pada Desember 2026 di Graha Ahmad Dahlan.

Selain membahas agenda teknis, Rakor ini menekankan pada penguatan sumber daya manusia (SDM) dan loyalitas para kader terhadap organisasi. Salah satu poin penting yang disoroti adalah kewajiban bagi seluruh pelatih untuk memahami dan mengimplementasikan Kurikulum Tapak Suci Terbaru.

"Kita tidak hanya mencetak pesilat yang tangguh secara fisik, tetapi juga kader yang memiliki loyalitas tinggi dan pemahaman kurikulum yang mutakhir agar standar kualitas di seluruh cabang tetap terjaga," ujar Samsul Arifin di sela-sela rapat.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB ini berlangsung khidmat dan berakhir dengan kesepakatan bersama untuk menyukseskan seluruh rangkaian agenda yang telah disusun demi kemajuan pencak silat Tapak Suci di Kota Probolinggo (P).


www.prestasindo.my.id | Editor : Hargo 

Komentar Pembaca

Memuat komentar...

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال