-->
KABAR PROBOLINGGO

GO INTERNATIONAL : Gusur Batas Lokal, IAD Probolinggo Perkuat KKN Internasional ke Thailand

Photo bersama Rektor & Mahasiswa IAD Muhammadiyah Probolinggo

KOTA PROBOLINGGO – Institut Ahmad Dahlan (IAD) Probolinggo terus memperkuat langkahnya di kancah global melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional. Program ini menjadi manifestasi visi besar institusi untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara lokal, tetapi juga memiliki daya saing kompetitif di tingkat internasional (16/04)

Rektor IAD menegaskan bahwa KKN Internasional dirancang sebagai wahana pembelajaran lintas budaya sekaligus penguatan kompetensi global. Berbasis nilai-nilai Islam Berkemajuan, program ini menjadi langkah konkret menuju pengakuan internasional (international recognition) melalui peningkatan mobilitas mahasiswa dan penguatan jejaring global.

"Kami ingin memastikan mahasiswa IAD mendapatkan pengalaman nyata di lingkungan internasional. KKN ini bukan sekadar pengabdian, melainkan integrasi antara aspek akademik, dakwah sosial, dan interaksi budaya yang intens," ujar Rektor IAD.

Pemilihan lokasi di Thailand Selatan seperti Pattani, Songkhla, Hatyai, dan Narathiwat dilakukan secara strategis karena kedekatan sosial-kultural dengan Indonesia. Kerja sama ini bersifat berkelanjutan, mencakup penempatan mahasiswa KKN dan PPL, pertukaran akademik, hingga riset bersama. Saat ini, sinergi tersebut juga telah membuahkan hasil dengan hadirnya empat mahasiswa asal Thailand yang menempuh studi di kampus IAD Probolinggo.

Menariknya, IAD berkomitmen menjaga inklusivitas program ini. KKN Internasional tidak didesain sebagai program eksklusif bagi yang mampu secara finansial saja, melainkan terbuka bagi mahasiswa yang memiliki kompetensi unggul. Pihak kampus melalui Kantor Urusan Internasional (KUI) memberikan pembekalan intensif, pendampingan administratif, serta upaya skema dukungan pembiayaan untuk meminimalkan beban mahasiswa.

"Mahasiswa kami adalah duta nilai, duta keilmuan, dan duta kemanusiaan. Di sanalah nilai ke-Muhammadiyah-an hadir sebagai Islam yang mencerahkan di konteks global. Setiap program harus memberikan dampak riil, terukur, dan berkelanjutan bagi mahasiswa maupun masyarakat global," pungkasnya.

POIN PENTING BERITA :

  1. Visi Global: KKN Internasional adalah strategi Institut Ahmad Dahlan (IAD) Probolinggo untuk meraih pengakuan internasional dan meningkatkan daya saing lulusan.
  2. Lokasi Strategis: Fokus kemitraan di Thailand Selatan (Pattani, Songkhla, Hatyai, Narathiwat) karena memiliki kesamaan visi pendidikan dan kedekatan budaya.
  3. Pendekatan Integratif: Program menggabungkan aspek akademik, pengabdian masyarakat, dakwah Islam Berkemajuan, dan pembelajaran lintas budaya.
  4. Kemitraan Dua Arah: Selain mengirim mahasiswa ke luar negeri, IAD saat ini telah mendidik empat mahasiswa asal Thailand sebagai bentuk pertukaran akademik berkelanjutan.
  5. Inklusivitas Program: Kampus berkomitmen agar program ini dapat diakses oleh mahasiswa berkompeten melalui dukungan administratif dan skema pembiayaan yang meringankan.
  6. Dampak Riil: Evaluasi program dilakukan secara komprehensif untuk memastikan manfaat jangka panjang bagi karakter mahasiswa dan kemajuan masyarakat mitra. 

www.prestasindo.my.id | Editor: Hargo | Narasumber : Rektor IAD 

Komentar Pembaca

Memuat komentar...

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال